Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (FKEP USU) mengikuti pembekalan bertajuk “Kampus Berdampak & Sustainable Development Goals” dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) USU 2026. Materi disampaikan oleh Prof. Dr. Evi Karota Bukit, S.Kp., MNS., CIIQA pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 14.30–15.00 WIB. Sesi ini membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai konsep Kampus Berdampak, 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, serta peran perguruan tinggi dan mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Materi juga diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran, kepedulian, dan tanggung jawab mahasiswa dalam mendukung pencapaian SDGs melalui kegiatan akademik maupun nonakademik.

Dalam pemaparannya, Prof. Evi menjelaskan bahwa Kampus Berdampak merupakan paradigma pendidikan tinggi yang mendorong perguruan tinggi menjadi pusat solusi bagi berbagai persoalan bangsa melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak cukup hanya menjadi pencari ilmu, tetapi diharapkan berkembang sebagai problem solver, innovator, dan agent of change yang mampu menghasilkan manfaat nyata. Implementasinya di USU diwujudkan melalui berbagai program seperti MBKM, Outcome-Based Education (OBE), pembelajaran digital, pertukaran mahasiswa, penelitian dan inovasi, KKN Tematik, desa binaan, pemberdayaan UMKM, edukasi kesehatan masyarakat, serta konservasi lingkungan.

Pembahasan mengenai Sustainable Development Goals semakin mempertegas posisi mahasiswa sebagai bagian penting dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan. SDGs mencakup 17 tujuan global yang diarahkan untuk mengatasi kemiskinan, melindungi lingkungan, mengurangi kesenjangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bagi mahasiswa FKEP USU, keterkaitan dengan SDGs sangat relevan, khususnya SDG 3: Good Health and Well-being melalui peningkatan kesehatan fisik dan mental serta SDG 4: Quality Education melalui pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan dapat diakses oleh semua. Implementasi tersebut dapat dimulai dari kegiatan sederhana seperti menerapkan gaya hidup sehat, aktif mengikuti pembelajaran, membangun budaya membaca, mengikuti penelitian, dan terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui pembekalan ini, mahasiswa FKEP USU diharapkan memahami bahwa pencapaian SDGs tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau institusi, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif setiap individu. Pendidikan keperawatan memiliki ruang kontribusi yang luas dalam mendukung kesehatan, pendidikan, kesetaraan, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan yang berkelanjutan. Dengan semangat “Small Actions, Big Impact”, mahasiswa didorong untuk memulai kontribusi dari kebiasaan dan tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten sehingga mampu menghadirkan dampak positif bagi lingkungan kampus, masyarakat, Indonesia, dan dunia.