Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (FKEP USU) memberikan pembekalan mengenai Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia kepada mahasiswa dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) USU 2026. Materi disampaikan oleh Dr. Siti Zahara Nasution, S.Kp., MNS. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 12.00–12.30 WIB. Dalam sesi tersebut, mahasiswa FKEP USU memperoleh pemahaman mengenai sistem pendidikan tinggi, kurikulum program studi, implementasi Kampus Berdampak, pembentukan karakter dan growth mindset, kesehatan mental, organisasi kemahasiswaan, pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi, hingga literasi keuangan dan kesejahteraan mahasiswa. Materi ini menjadi bekal bagi mahasiswa baru untuk memahami lingkungan akademik dan menjalani pendidikan tinggi secara bertanggung jawab.

Dalam pemaparannya, Dr. Siti Zahara menjelaskan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada penyelesaian perkuliahan, tetapi juga diarahkan pada pencapaian kompetensi lulusan yang adaptif, relevan dengan kebutuhan dunia kerja, dan memiliki daya saing global. Mahasiswa diperkenalkan dengan penerapan Outcome-Based Education (OBE) yang menekankan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), serta evaluasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan. Konsep Kampus Berdampak turut menempatkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai satu kesatuan untuk menghasilkan solusi terhadap permasalahan nyata melalui kolaborasi dengan pemerintah, industri, dan masyarakat.

Selain kompetensi akademik, mahasiswa FKEP USU juga didorong untuk membangun growth mindset, yaitu keyakinan bahwa kemampuan dapat terus dikembangkan melalui usaha, pembelajaran, pengalaman, dan keberanian menghadapi tantangan. Penguatan karakter dilakukan melalui nilai empati, toleransi, integritas, kemandirian, ketekunan, serta nilai-nilai Pancasila. Materi turut menyoroti kesehatan mental sebagai fondasi keberhasilan belajar, mengingat mahasiswa dapat menghadapi tekanan akademik, kecemasan terhadap masa depan, kesepian, ketidakseimbangan penggunaan media digital, maupun kesulitan mengatur waktu.

Pembekalan tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Quality Education melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas, pengembangan kompetensi, pembelajaran berbasis capaian, dan pembentukan karakter mahasiswa. Perhatian terhadap kesehatan mental juga berkaitan dengan SDG 3: Good Health and Well-Being, sementara penguatan kompetensi dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth. Melalui pembekalan ini, mahasiswa FKEP USU diharapkan berkembang menjadi calon tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara akademik dan profesional, tetapi juga adaptif, berintegritas, sehat secara mental, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.