Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (FKEP USU) memberikan pembekalan bertajuk “Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri: Navigasi Artificial Intelligence (AI) & Etika Teknologi Informasi Mahasiswa Baru” kepada mahasiswa FKEP USU dalam rangkaian PKKMB 2026. Materi disampaikan oleh Jenny Marlindawani Purba, S.Kp., MNS., Ph.D. pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 13.30–14.00 WIB. Pembekalan ini diarahkan agar mahasiswa mampu memahami, memilih, dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara produktif, kritis, dan efektif untuk mendukung kegiatan akademik, penelitian, dan inovasi.

Dalam pemaparannya, Jenny menjelaskan bahwa perkembangan otomatisasi, Big Data, Cloud Computing, dan AI telah mengubah cara pengetahuan diproduksi, didistribusikan, dan dimanfaatkan di perguruan tinggi. Mahasiswa diperkenalkan dengan Generative AI (GenAI) sebagai teknologi yang dapat menghasilkan teks, gambar, kode pemrograman, maupun audio berdasarkan pola data yang telah dipelajari. Namun, AI harus ditempatkan sebagai mitra kognitif dan bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir kritis. Setiap informasi yang dihasilkan AI tetap membutuhkan verifikasi ilmiah secara mandiri oleh mahasiswa.

Mahasiswa FKEP USU juga dibekali pemahaman mengenai penggunaan AI yang bertanggung jawab, mulai dari pemanfaatannya untuk penelusuran literatur dan riset, ideasi dan brainstorming, pemahaman materi kompleks, hingga penyuntingan bahasa. Penggunaan teknologi tersebut harus tetap memperhatikan integritas akademik, transparansi, akuntabilitas, perlindungan data pribadi, serta tanggung jawab mahasiswa terhadap kebenaran karya ilmiah. Materi turut mengingatkan risiko penggunaan AI seperti halusinasi informasi, bias data, dan degradasi kemampuan kognitif apabila mahasiswa terlalu bergantung pada teknologi.

Pembekalan ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Quality Education melalui penguatan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pengembangan kompetensi AI, inovasi, dan transformasi digital juga mendukung SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure, sedangkan penekanan pada integritas akademik, etika digital, keamanan data, dan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab berkaitan dengan SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions. Bagi mahasiswa FKEP USU, kompetensi tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi perkembangan teknologi kesehatan sekaligus membentuk calon tenaga kesehatan yang adaptif, kritis, inovatif, dan tetap menjunjung tinggi etika dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat.